Wednesday, 15 January 2014

Fotografi dan Film di Indonesia


Perkembangan film sebenarnya berpangkal tolak pada fotografi sebab film juga merekam citra (gambar). perbedaanya kalau film merekam citra bergerak, sedangkan fotografi sebaliknya. Di Indonesia, foto-foto pertama kali dibuat tahun 1814 atas pesanan pemerintah kolonial Belanda. Jadi kurang lebih selama tiga abad ejak ditemukannya kamera tahun 1519, fotografi memasuki Indonesia. Pada bulan Juli 1857 produksi foto komerial dikenal di Indonesia dengan hadirnya juru potret beraudara berkebangsaan Inggris, Walter B. Woobury dan James Page di jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta (sekarang). Hail fotografi dua bersaudara itu sangat diminati dan sangat populer pada masanya. Namun, pada tahun 1908 tudio Woodbury dan Page ini Bubar.

Dunia mengenal hari lahirnya film tanggal 28 Deember 1895 yang ditandai dengan pertunjukkan karya Antonie dan Louis Lumiere pada publik di Paris. Percobaan menggbungkan gambar dengan suara dimulai tahun 1915 tetapi baru berhasil tahun 1930-an. Industri film komerial pertama di Indonesia dimulai dengan film "Loetoeng Kasaroeng" tahun 1926. Film pertama ini masih berupa citra (gambar) bergerak tanpa suara. Pada tahun 1936 film "Terang Boelan" menggunakan dialog dalam bahasa Melayu. Adapun film berwarna atau disebut technicolour di Indonesia baru diproduksi sekitar tahun 1970-an.


No comments:

Post a Comment